Menghabiskan Waktu di Ambon

Keadaan yang tidak memungkinkan untuk pulang dengan pesawat, menyebabkan harus menghabiskan waktu di Kota Ambon selama 3 hari 2 malam. Saya membayangkan akan mendapatkan waktu yang menyenangkan di kota ini sembari saya sembuh total. Tapi ternyata tidak seperti yang dibayangkan.

Setelah pergi dari hotel berbintang empat dari sebuah grup hotel internasional, dengan kolam renang dan taman yang luas mencium bibir pantai, kuputuskan untuk mencari hotel murahan yang bisa dijangkau kantong pribadi. Maklum, hotel berbintang hanya bisa ditempati kalau ada yang membayari saja.
Continue reading “Menghabiskan Waktu di Ambon”

Telingaku

Jika anda pengidap sinusitis, maka anda perlu khawatir jika menggunakan jasa pesawat terbang. Saya adalah pengidap sinusitis selama hampir 20 tahun. Lama sekali. Saya selalu ketar-ketir kalo naik pesawat, karena rasa sakit yang luar biasa menghantui ketika pesawat mulai menurun dari ketinggian maksimal sampai pesawat landing.

Jangan pernah coba-coba, karena sakitnya hampir tidak tertahankan. Efek dari rasa sakit ini adalah kuping anda tidak akan berfungsi maksimal. Kuping akan berdengung dan ada suara mendesis yang kencang. Setiap berbicara akan terasa Continue reading “Telingaku”

Bergosip

Berkunjung ke salah satu radio komunitas di daerah transmigrasi ternyata membuat hidup semakin terasa ngilu. Sudah menjadi pengetahuan umum tentang perilaku birokrasi dan korupsi yang terjadi di pemerintahan yang seharusnya tidak membuat saya terheran-heran lagi. Tapi entah mengapa jika melihat dengan mata kepala sendiri maka kengiluan seolah hadir menjadi nyata.

Hehehehehe… terkesan melankolis gak ya? Gak segitunya deh. Ceritanya adalah satu hari satu malam di daerah transmigrasi telah mendapatkan banyak cerita. Continue reading “Bergosip”

Nama Daerah Transmigrasi

Menyenangkan bisa berkunjung ke sebuah wilayah yang dari dulu ingin dikunjungi. Kalimantan. Entah kenapa saya dari dulu tertarik berkunjung ke Kalimantan. Sekedar melihat secara langsung yang disebut dengan gambut, kebakaran, hutan, dan orang utan juga—untuk yang terakhir ini saya belum sempat temukan.

Akhirnya saya menginjakan kaki juga di Kalimantan, Banjarbaru tepatnya. Dari sini langsung meluncur ke Kuala Kapuas, salah satu kota tua di Kalimantan Tengah. Naik Ford Ranger, rasanya memang benar kata orang Jawa, “ono hergo ono rupo”. Di jalan yang berlubang, bergelombang, berpasir, berlumpur, dengan kata lain di Continue reading “Nama Daerah Transmigrasi”

Pendidikan melalui Wayang

wayang damenTerlihat ‘nyeleneh’, tapi di balik itu ada pemikiran yang cerdas dan kreatif. Selain itu, ada keberanian yang tersurat untuk mendobrak ‘pakem’ (aturan yang sudah baku). Itulah yang ditampilkan oleh Alif yang hangat disapa Gendut dengan inovasinya dalam dunia pewayangan.

Wayang yang dimainkan oleh Gendut berasal dari ‘damen’ (Jerami), tidak seperti wayang biasanya yang dibuat oleh kulit hewan. Wayang Damen yang dibuat ini hampir berkebalikan total dengan Wayang-Purwa, wayang yang dari dulu sudah kita kenal.

Dobrakan yang dilakukan pemuda bertampang sangar namun penuh senyum ini bertujuan untuk mengembalikan wayang pada fungsi dasarnya yaitu media pendidikan dan media hiburan bagi masyarakat. Wayang Damen ini adalah salah satu upaya melakukan penguatan kembali terhadap budaya wayang di kehidupan kita, khususnya masyarakat Jawa dan Bali.

Continue reading “Pendidikan melalui Wayang”