Kekuatan Berpikir

Kekuatan berpikir atau kemampuan berpikir ya? Bedanya apa? Gak penting lah memperdebatkan istilah.

Dulu saya sempat membuat diskusi di kampus, temanya saya lupa. Diskusi ini dibuat oleh Sintesa, pers mahasiswa di Fisipol UGM. Salah satu pembicaranya adalah alumnus dari Sintesa juga, beliau saat itu bekerja di Jakarta namun ditodong menjadi pembicara di Jogja.
Continue reading “Kekuatan Berpikir”

… Yang Ada Hanya Kepentingan Abadi!

Seperti biasanya, ketika ada materi pertemuan tentang analisis sosial dan atau pemetaan siapa lawan dan kawan, saya biasanya menggunakan metode yang biasa saya lakukan. Metode yang biasa ini mengkur kekuatan dan kelemahan yang dimiliki masing-masing pihak. Pengukuran ini menggunakan grafik dan diagram Venn. Dari metode ini bisa dilihat siapa kawan strategis, siapa lawan strategis, lawan taktis, teman taktis, kekuatan masing-masing kawan dan lawan, dimana medan pertempurannya, dan apa yang diperebutkan.
Continue reading “… Yang Ada Hanya Kepentingan Abadi!”

Jangan Teror Aku!

Berita adalah teror. Untuk saat ini saya pikir hal ini ada benarnya. 4 tahun lalu saya mulai menyadarinya ketika pada waktu itu, saya dan kelompok teman belajar lainnya mulai mengguntingi koran-koran dan melakukan diskusi-diskusi kecil atas kliping yang kami buat. Pada waktu itu yang menjadi fokus kami adalah rubrik Nusantara di koran Kompas.

Setelah sekian bulan berproses, kami akhirnya cukup (baca: sangat) jenuh terhadap isi berita yang kami kliping. Ini karena Continue reading “Jangan Teror Aku!”